Masuk 30 Under 30, Dicky Ahmad Ghiffari Ubah Cara Industri Melihat PR

Dicky Ahmad Ghiffari - Bagi Dicky, masuk dalam daftar 30 Under 30 bukanlah garis akhir. Ia melihat pencapaian ini sebagai titik awal untuk proyek-proyek yang lebih besar/ HO to Avnmedia.id

Dari Kolaborasi Tanpa Budget hingga Model Value-Based Partnership

AVNMEDIA.ID -   Dicky Ahmad Ghiffari resmi masuk dalam daftar 30 Under 30 Indonesia Campaign Asia-Pacific 2026, sebuah penghargaan yang menyoroti profesional muda dengan dampak nyata di industri marketing, media, dan komunikasi.

Pengakuan ini bukan sekadar soal usia atau potensi, tetapi tentang bagaimana Dicky membawa pendekatan baru dalam dunia public relations—menggeser fokus dari anggaran besar ke nilai kolaborasi yang relevan.

Dari Cerita Sederhana yang Jadi Viral

Salah satu momen kunci dalam perjalanan Dicky terjadi saat ia terlibat dalam kampanye film animasi Jumbo dari Visinema.

Alih-alih mengandalkan kampanye berbayar, ia memilih pendekatan storytelling.

Dicky menggandeng kreator digital Abe Cekut dari akun @abe_Daily, dan membingkai film tersebut sebagai pengalaman pertama sang kreator menonton di bioskop.

Cerita sederhana itu justru menjadi kekuatan utama.

Konten tersebut viral, menjangkau jutaan audiens tanpa biaya promosi, dan ikut mendorong “Jumbo” menjadi salah satu film animasi dengan performa tertinggi di Asia Tenggara.

Value-Based Partnership: Menantang Cara Lama PR

Dari pengalaman tersebut, Dicky mengembangkan pendekatan yang ia sebut sebagai Value-Based Partnership.

Model ini berangkat dari satu premis: dampak komunikasi tidak selalu ditentukan oleh besarnya budget, tetapi oleh keselarasan antara brand, kreator, dan cerita.

Melalui pendekatan ini, ia berhasil menghasilkan lebih dari Rp1,5 miliar PR value dan 4,6 juta impresi dari berbagai proyek lintas industri.

Di tengah industri yang masih sering mengukur keberhasilan PR dari besaran belanja media, pendekatan ini menjadi alternatif yang semakin relevan—terutama di era konten organik dan ekonomi kreator.

Mendorong PR Jadi Engine Bisnis

Di Gushcloud Indonesia, kontribusi Dicky tidak berhenti di level kampanye. Ia juga berperan dalam mendorong transformasi fungsi PR menjadi unit bisnis yang menghasilkan pendapatan.

Ia memimpin proses pitch yang menghasilkan retainer PR pertama untuk klien teknologi global, sekaligus membuka jalan bagi ekspansi bisnis di divisinya.

Momentum ini berlanjut pada 2025 dengan tambahan dua retainer baru.

Pada tahun yang sama, Dicky juga meraih sejumlah penghargaan industri, termasuk PR Rookie of the Year dan Digital PR Excellence Awards, yang semakin menguatkan posisinya sebagai rising talent di sektor komunikasi.

Bangun Budaya dan Regenerasi Talenta

Di luar capaian bisnis, Dicky juga aktif membangun ekosistem kerja yang lebih inklusif dan kolaboratif.

Ia melibatkan anggota tim junior dalam proses negosiasi dan presentasi klien, membuka ruang belajar langsung dari pengalaman nyata.

Selain itu, ia turut mendorong implementasi kebijakan anti-pelecehan seksual di perusahaan melalui kolaborasi lintas divisi dan workshop edukatif bersama organisasi eksternal.

Menurut Oddie Randa, Dicky memiliki kombinasi langka antara kreativitas, ketajaman strategi, dan kematangan interpersonal yang melampaui pengalaman profesionalnya.

Bukan Akhir, Tapi Awal

Bagi Dicky, masuk dalam daftar 30 Under 30 bukanlah garis akhir.

Ia melihat pencapaian ini sebagai titik awal untuk proyek-proyek yang lebih besar.

Ia menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil selalu berangkat dari tujuan yang jelas: menciptakan dampak positif melalui komunikasi yang bermakna.

Di tengah industri yang masih kerap mengaitkan pengaruh dengan senioritas, perjalanan Dicky Ahmad Ghiffari menjadi contoh bahwa perubahan bisa dimulai lebih awal—bahkan dari sebuah cerita sederhana yang dibagikan dengan cara yang tepat. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Business Upbit Indonesia Akselerasi Literasi Blockchain Lewat Web3 on Campus, Jangkau 1.000 Mahasiswa
by Adrian Jasman2026-02-25 12:38:56

Upbit gelar Web3 on Campus, edukasi blockchain dan kripto ke 1.000 mahasiswa di 4 kota.

image
Business Survei Bakolan: 67% UMKM Marketplace Siap Agresif Hadapi Ramadan 2026, Diskon Jadi Senjata Utama
by Adrian Jasman2026-02-23 23:00:42

67% UMKM marketplace siap agresif hadapi Ramadan 2026, diskon jadi strategi utama.