Tokoh Internasional

Kisah Nadia Mohamed, Wali Kota Muslim Perempuan yang Bikin Sejarah di Amerika Serikat

Nadia Mohamed dan Sejarah Baru Perempuan Muslim di Politik AS

Foto: eurasiareview.com

AVNMEDIA.ID - Nama Nadia Mohamed menjadi sorotan dalam politik lokal Amerika Serikat setelah mencatat sejarah sebagai wali kota St. Louis Park, Minnesota.

Perempuan Somali-American tersebut berhasil menembus pemerintahan lokal dan menjadi salah satu figur yang memperkuat representasi perempuan, Muslim, serta komunitas imigran dalam politik Amerika.

Nadia Mohamed memenangkan pemilihan wali kota St. Louis Park pada November 2023.

Berdasarkan hasil resmi yang dirilis Pemerintah Kota St. Louis Park, Mohamed memperoleh 58,4 persen suara atau 4.595 suara. Ia mengalahkan Dale A. Anderson yang memperoleh 41,2 persen atau 3.239 suara.

Kemenangan tersebut membuat Mohamed menjadi Somali-American pertama yang terpilih sebagai wali kota St. Louis Park sekaligus perempuan kulit berwarna pertama yang menduduki posisi tersebut.

Ia kemudian mulai menjalankan tugas sebagai wali kota pada Januari 2024.

Perjalanan Mohamed menuju kursi wali kota tidak berlangsung secara instan. Sebelum menjadi orang nomor satu di St. Louis Park, ia telah lebih dulu aktif dalam pemerintahan lokal sebagai anggota City Council.

Pada 2019, Mohamed terpilih menjadi anggota St. Louis Park City Council pada usia 23 tahun. Pemerintah kota mencatatnya sebagai anggota termuda yang pernah terpilih ke dewan tersebut.

Ia juga menjadi Muslim dan Somali-American pertama yang terpilih sebagai anggota dewan kota.

Latar belakang keluarga menjadi bagian penting dari perjalanan hidup Mohamed. Ia datang ke Amerika Serikat bersama keluarganya setelah sebelumnya tinggal di Kenya.

Pengalaman sebagai bagian dari keluarga imigran kemudian ikut membentuk pandangannya mengenai pentingnya keterwakilan masyarakat dalam pemerintahan.

Keterlibatan Mohamed dalam kehidupan masyarakat St. Louis Park juga sudah berlangsung sebelum dirinya terpilih sebagai wali kota.

Ia pernah menjadi anggota Multicultural Advisory Committee selama empat tahun dan terlibat dalam berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat hubungan antarkomunitas di kota tersebut.

Setelah memenangkan pemilihan wali kota, Mohamed menyampaikan bahwa kemenangan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi.

Baginya, keterwakilan di pemerintahan memungkinkan masyarakat dengan latar belakang berbeda melihat bahwa mereka juga memiliki tempat dalam proses pengambilan keputusan.

Dalam perjalanan politiknya, Mohamed juga menaruh perhatian pada persoalan yang berhubungan langsung dengan kehidupan warga.

Saat berkampanye untuk posisi wali kota, isu keamanan masyarakat dan keterjangkauan kepemilikan rumah menjadi beberapa hal yang ia soroti.

Kiprah Mohamed kemudian mendapat perhatian dari organisasi pemerintahan lokal. Pada 2024, ia menerima Emerging Leader Award dari League of Minnesota Cities.

Penghargaan tersebut diberikan kepada pejabat lokal yang menunjukkan kontribusi serta potensi kepemimpinan dalam pemerintahan daerah.

Mohamed juga masuk dalam daftar penerima Centennial Under 40 Impact Award dari National League of Cities pada 2024.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap kiprahnya sebagai pemimpin muda dalam pemerintahan lokal.

Kisah Nadia Mohamed menjadi semakin menarik karena perjalanan politiknya berlangsung di tengah meningkatnya keberagaman masyarakat Amerika Serikat.

Minnesota sendiri dikenal memiliki komunitas Somali-American yang besar, terutama di wilayah Minneapolis dan sekitarnya.

Sebagai perempuan Muslim dengan latar belakang Somali-American, identitas Mohamed menjadi bagian dari sejarah yang ia ukir.

Namun, perannya sebagai wali kota tidak hanya berkaitan dengan identitas tersebut. Ia memimpin sebuah kota yang memiliki masyarakat dengan latar belakang yang beragam.

Kisahnya juga memperlihatkan bagaimana politik lokal dapat menjadi pintu masuk bagi kelompok masyarakat yang sebelumnya kurang terwakili.

Dari keterlibatan dalam kegiatan komunitas, kemudian menjadi anggota dewan kota pada usia muda, Mohamed akhirnya dipercaya memimpin St. Louis Park sebagai wali kota.

Perjalanan Nadia Mohamed dari keluarga imigran hingga menduduki kursi wali kota menjadi kisah yang menarik perhatian bukan hanya karena latar belakangnya, tetapi juga karena proses panjang yang dilaluinya dalam membangun pengalaman di tingkat lokal.

Dengan kepemimpinannya di St. Louis Park, Mohamed kini menjadi salah satu wajah baru politik lokal Amerika.

Perjalanannya menunjukkan bahwa keberagaman dapat semakin terlihat dalam pemerintahan sekaligus membuka peluang bagi generasi muda dan komunitas yang sebelumnya kurang terwakili untuk ikut mengambil peran dalam politik(san)

Related News
Recent News
image
Entertainment Olivia Rodrigo Kenakan Brand Palestina, Sampaikan Dukungan untuk Palestina Lewat Fashion
by Sandrina Elhandari2026-09-01 20:00:00

Olivia Rodrigo Tampil dengan Brand Palestina Nöl Collective, Bawa Pesan Solidaritas

image
Entertainment 11 Artis Wanita Indonesia Kelahiran 1998, Natasha Wilona hingga Shadira Firdausi Punya Karier Beragam
by April2026-09-01 14:33:51

Lantas, siapa saja mereka? Berikut daftar artis wanita Indonesia kelahiran yang lahir tahun 1998.