Ini Cara Liburan Cashless yang Praktis dan Aman! Bye - bye Dompet Tebal
DANA - Agar liburan makin lancar dan bebas ribet, berikut beberapa tips liburan cashless yang bisa dimanfaatkan lewat berbagai fitur di aplikasi DANA/ HO to Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Menjelang liburan akhir tahun dan pergantian tahun baru, banyak orang mulai menata ulang resolusi sederhana: liburan tetap seru tanpa bikin kondisi keuangan berantakan.
Momen ini bukan hanya soal rehat dari rutinitas, tapi juga waktu yang tepat untuk mengubah kebiasaan finansial agar lebih praktis dan terkendali.
Liburan seharusnya menjadi momen santai bersama orang-orang terdekat, tanpa harus direpotkan urusan uang tunai.
Mulai dari kehabisan cash, khawatir uang hilang, hingga ribet mencari kembalian, sering kali jadi gangguan kecil yang bikin perjalanan kurang nyaman.
Karena itu, konsep liburan cashless makin diminati karena menawarkan kemudahan, keamanan, dan efisiensi.
Tren ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat.
Data Kementerian Pariwisata mencatat, sepanjang 2024 terdapat 1,021 miliar perjalanan di Indonesia.
Di tengah tingginya aktivitas tersebut, pembayaran digital hadir sebagai solusi yang mempermudah berbagai kebutuhan selama perjalanan.
Agar liburan makin lancar dan bebas ribet, berikut beberapa tips liburan cashless yang bisa dimanfaatkan lewat berbagai fitur di aplikasi DANA.
Rencanakan Perjalanan Lebih Praktis dengan Travel by Voyager
Perencanaan liburan kini tak perlu berpindah-pindah aplikasi.
Melalui Travel by Voyager, mini program di dalam aplikasi DANA, pengguna bisa mengatur berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari pembelian tiket pesawat dan kereta, pemesanan hotel, hingga sewa mobil.
Semua bisa dilakukan dalam satu platform, sehingga perencanaan jadi lebih ringkas dan fokus menikmati perjalanan.
Liburan ke Luar Negeri Tanpa Ribet Tukar Uang
Bagi wisatawan yang bepergian ke luar negeri, urusan penukaran mata uang sering menjadi tantangan.
Mulai dari mencari money changer, menghitung kurs, hingga risiko sisa uang asing yang tak terpakai.
Lewat QRIS Cross Border, pengguna DANA dapat bertransaksi langsung di merchant luar negeri, seperti Singapura (NETS), Thailand (PromptPay), Malaysia (DuitNow), dan Jepang (JPQR), cukup dengan scan QR.
Selain praktis, seluruh transaksi tercatat secara digital sehingga pengeluaran lebih mudah dipantau.
QRIS Tap, Bayar Cepat Tanpa Antre Panjang
Antrean panjang sering kali menyita waktu liburan.
Kini, teknologi QRIS Tap berbasis NFC yang tersedia di aplikasi DANA memungkinkan pembayaran tanpa perlu memindai QR.
Cukup tap ponsel, transaksi langsung selesai.
Fitur ini bisa dimanfaatkan untuk transportasi publik seperti MRT dan TransJakarta, hingga belanja di berbagai merchant, membuat waktu liburan lebih efisien.
Patungan Liburan Jadi Lebih Mudah
Liburan bersama keluarga atau teman masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.
Laporan End of Year Vacation Plan Report 2023 dari Populix mencatat, 22 persen wisatawan bepergian bersama teman dan 52 persen bersama keluarga, dengan rata-rata anggaran liburan sekitar Rp5 juta.
Dalam perjalanan berkelompok, urusan patungan kerap jadi tantangan. Melalui fitur Split Bill, DANA memudahkan pembagian biaya secara adil dan cepat tanpa perlu saling menagih manual.
Bagi-Bagi Rezeki Bikin Liburan Makin Berkesan
Liburan terasa lebih hangat saat diisi dengan momen berbagi, mulai dari traktiran spontan, patungan kado, hingga berbagi saldo kecil untuk mencairkan suasana.
Lewat fitur DANA Kaget, pengguna bisa berbagi saldo ke beberapa orang sekaligus dengan cara yang seru dan praktis, cukup dalam beberapa langkah.
Director of Communications DANA Indonesia, Olavina Harahap, mengatakan bahwa kebutuhan masyarakat akan solusi keuangan digital semakin beragam seiring perubahan gaya liburan.
“DANA menghadirkan berbagai fitur untuk membuat perjalanan lebih simpel, aman, dan bebas ribet tanpa bergantung pada uang tunai. Meski serba cashless, keamanan transaksi tetap penting. Pastikan tidak membagikan OTP atau PIN kepada siapa pun dan manfaatkan fitur keamanan di aplikasi DANA agar terhindar dari risiko kejahatan siber,” ujarnya. (jas)



