Ha Young Sudah Minta Maaf, Netizen Korea Soroti 4 Syarat agar Kariernya Bisa Bangkit Lagi, Apa Saja?
4 Tuntutan Netizen Korea untuk Ha Young
SKANDAL - Netizen Korea soroti 4 hal yang dinilai perlu dilakukan Ha Young untuk pulihkan citra/ Foto: IG (@hav_y)
AVNMEDIA.ID - Aktris Korea Ha Young telah menyampaikan permintaan maaf pada 12 Agustus 2026, setelah kontroversi mengenai riwayat keluarganya mencuat.
Namun, permintaan maaf tersebut belum membuat seluruh sorotan netizen Korea mereda.
Di tengah polemik mengenai sang buyut, Ahn Sang-ho, muncul sejumlah reaksi netizen Korea yang membahas bagaimana Ha Young dapat kembali bangkit dari kontroversi tersebut.
Salah satu unggahan di X bahkan merangkum empat cara yang dinilai dapat dilakukan Ha Young untuk memulihkan citranya.
Usulan tersebut cukup ekstrem, mulai dari meminta maaf bersama keluarga hingga menggunakan penghasilan dari kegiatan siaran untuk membantu kegiatan yang berkaitan dengan sejarah Korea dan para pejuang kemerdekaan.
1. Minta Maaf Bersama Keluarga
Poin pertama yang muncul dalam unggahan tersebut adalah Ha Young diminta meminta maaf kepada masyarakat bersama keluarganya dengan berlutut.
Usulan itu muncul karena kontroversi yang dihadapi Ha Young berkaitan dengan sejarah keluarganya.
Permintaan maaf secara pribadi yang telah disampaikan sang aktris dianggap belum cukup oleh sebagian netizen Korea yang memberikan reaksi terhadap kasus tersebut.
Namun, bagi netizen Korea yang membuat daftar tersebut, permintaan maaf bersama keluarga dianggap sebagai bentuk pertanggungjawaban yang lebih besar.
2. Harta Keluarga yang Didapat dari Aktivitas Pro-Jepang Diminta Dikembalikan
Poin kedua berkaitan dengan kekayaan keluarga yang diperoleh melalui aktivitas pro-Jepang.
Netizen Korea tersebut meminta agar kekayaan yang didapat dari aktivitas semacam itu dikembalikan atau disalurkan kembali kepada masyarakat.
Isu mengenai aset memang menjadi salah satu perkembangan terbaru dalam kasus Ha Young.
Sejumlah media Korea melaporkan bahwa kemungkinan penelusuran aset Ahn Sang-ho mulai menjadi perhatian setelah namanya dikaitkan dengan Daejeong Chinmokhoe.
Namun, penting dicatat bahwa belum ada keputusan bahwa harta keluarga Ha Young harus dikembalikan.
Pemeriksaan mengenai aset hanya dapat dilakukan apabila terdapat dasar hukum dan bukti mengenai bagaimana kekayaan tersebut diperoleh.
Pemberitaan terbaru menyebut komisi yang menangani aset pelaku kolaborasi pro-Jepang akan kembali beroperasi pada Desember.
Salah satu hal yang dapat diperiksa nantinya adalah proses pembentukan kekayaan sejak periode yang ditentukan undang-undang serta bagaimana aset tersebut diwariskan kepada keturunan.
3. Diminta Mengambil Sertifikasi Sejarah Korea Tingkat 1
Syarat ketiga yang diusulkan netizen Korea cukup unik, yakni Ha Young diminta mendapatkan sertifikat tingkat 1 dalam sejarah Korea.
Saran tersebut berkaitan langsung dengan alasan Ha Young kini menghadapi kontroversi.
Sebelumnya, Ha Young mengaku tidak mengetahui secara mendalam mengenai sejarah keluarganya hingga kontroversi tersebut muncul.
Karena itu, mengikuti ujian sejarah Korea dan memperoleh tingkat tertinggi dianggap oleh netizen Korea sebagai salah satu bentuk pembuktian bahwa Ha Young berusaha memahami sejarah negaranya.
4. Seluruh Pendapatan Siaran untuk Donasi Sejarah
Poin keempat meminta Ha Young menyumbangkan seluruh pendapatan dari kegiatan siaran untuk kegiatan yang berkaitan dengan sejarah atau mendukung para pejuang kemerdekaan Korea.
Usulan ini menjadi bentuk kompensasi simbolis yang cukup besar.
Alih-alih hanya meminta permintaan maaf, netizen Korea tersebut menginginkan Ha Young menggunakan penghasilannya untuk membantu kegiatan yang berhubungan dengan sejarah Korea.
Kontroversi Berawal dari Cerita 4 Generasi Dokter
Kontroversi bermula ketika Ha Young menceritakan keluarganya yang memiliki empat generasi dokter dalam program KBS2 Problem Child in House.
Ia menyebut kakek buyut, kakek, ayah, hingga kakaknya berprofesi sebagai dokter.
Ha Young juga menceritakan Ahn Sang-ho yang pernah belajar kedokteran di Jepang, membuka rumah sakit bergaya Barat di Hanyang, dan disebut pernah merawat Raja Gojong.
Setelah ditelusuri, nama Ahn Sang-ho ditemukan dalam daftar anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada 1916.
Temuan tersebut kemudian memicu kontroversi mengenai riwayatnya pada masa pendudukan Jepang.
Agensi Ha Young awalnya membantah tudingan tersebut, tetapi kemudian mengakui adanya catatan tersebut setelah melakukan pemeriksaan.
Ha Young kemudian ikut meminta maaf dan mengakui bahwa dirinya berbicara mengenai keluarganya dalam kondisi tidak memahami sejarah Korea secara menyeluruh. (naf)





