Gushcloud Tunjuk Jian Hao Tan Kapten Tim SG/MY di Kompetisi Live Commerce X The League

POSTER - Industri live commerce kini bernilai lebih dari US$600 miliar, dan ajang X The League menjadi platform penting untuk menguji kreativitas, strategi, dan kepemimpinan kreator Singapura–Malaysia di panggung internasional/ HO to Avnmedia.id

AVNMEDIA.IDGushcloud International menunjuk Jian Hao Tan sebagai kapten tim gabungan Singapura–Malaysia dalam X The League (XTL), kompetisi live commerce global yang mempertemukan 32 tim dari delapan negara dengan total hadiah US$500.000.

Tim Kreator SG/MY Siap Bersaing di Panggung Global

Dipandu oleh BamBam dan Tiffany Young, ronde perdana kompetisi XTL dimulai 23 Maret 2026 dan berlangsung hingga 11 April 2026.

Tim Singapura–Malaysia terdiri dari kreator top: Jian Hao Tan, Debbie Soon, Sonia, dan Elle Onni.

Dengan lebih dari 7 juta subscribers YouTube, Jian Hao Tan dipercaya memimpin tim sebagai kapten.

"Singapura mungkin pasar terkecil di kompetisi ini, tapi itu keuntungan bagi kami," ujar Jian Hao Tan.

"Kami dituntut berpikir kreatif dan memanfaatkan peluang lintas negara. Kolaborasi dengan Malaysia menyatukan dua komunitas aktif, dan saya tak sabar melihat hasilnya."

 

Format Kompetisi: Live Selling & Interaksi Audiens

X The League menguji kreator melalui berbagai tantangan live selling, dengan pemenang ditentukan oleh tingkat interaksi dengan penonton dan angka penjualan yang dicapai.

Format ini menggabungkan hiburan dan persaingan bisnis secara real-time, menguji kemampuan kreator tidak hanya sebagai influencer, tapi juga pemimpin tim di panggung global.

Gushcloud Kuatkan Infrastruktur & Strategi Tim

Sebagai pemilik tim, Gushcloud mengatur strategi live-selling, koordinasi kreator lintas negara, dan eksekusi kompetisi bagi kontingen SG/MY.

Tim gabungan ini menegaskan kekuatan infrastruktur Gushcloud yang tersebar di 12 pasar di Asia-Pasifik, AS, dan Timur Tengah.

"Ini pertama kali Singapura masuk liga live commerce global. Kami underdogs yang siap membuktikan diri," kata Joanne Liew, GM Gushcloud Singapore.

"Social commerce di Singapura menyumbang sepertiga pasar e-commerce. Kompetisi XTL membuktikan pengaruh kreator dapat dikonversi menjadi performa bisnis nyata di level global."

Live Commerce: Industri Bernilai Miliaran Dolar

Industri live commerce kini bernilai lebih dari US$600 miliar, dan ajang X The League menjadi platform penting untuk menguji kreativitas, strategi, dan kepemimpinan kreator Singapura–Malaysia di panggung internasional. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Business Strategi Java Fresh Tembus Pasar Global: Ekspor Buah Indonesia ke 25 Negara
by Adrian Jasman2026-04-10 15:36:54

AVNMEDIA.ID - Java Fresh ekspor buah ke 25 negara, dorong petani lokal dan agribisnis berkelanjutan

image
Business Ekspansi Besar AHI 2025: Tambah 27 Toko AZKO, Luncurkan NEKA, Targetkan Pertumbuhan 2026
by Adrian Jasman2026-04-10 14:50:58

AVNMEDIA.ID - AHI ekspansi 27 toko AZKO dan hadirkan NEKA, perkuat bisnis ritel 2025