Fitur Baru Igloo: TravelShield AI dan Blue Ribbon Bags! Bikin Perjalanan Wisata Makin Nyaman
Tangkapan Layar - Head of D2C Igloo Indonesia, Delta Andreansyah, menyatakan bahwa integrasi AI dan perlindungan bagasi merupakan upaya Igloo menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan nyaman/ IG @igloo.co.id
AVNMEDIA.ID - Platform insurtech Igloo memperkuat lini asuransi perjalanan dengan meluncurkan dua fitur baru berbasis teknologi: TravelShield AI untuk rekomendasi asuransi instan dan Blue Ribbon Bags untuk pelacakan serta perlindungan bagasi hilang.
Langkah ini menegaskan strategi Igloo dalam mempermudah akses asuransi digital di tengah pertumbuhan signifikan sektor pariwisata Indonesia.
TravelShield AI Pangkas Waktu Beli Asuransi hingga 30%
TravelShield AI memungkinkan pengguna mendapatkan rekomendasi asuransi perjalanan hanya dengan menjawab tiga pertanyaan sederhana, yakni destinasi perjalanan, maskapai penerbangan, serta kebutuhan asuransi untuk keperluan visa.
Dengan pendekatan berbasis kecerdasan buatan, fitur ini menghilangkan proses membandingkan produk secara manual.
Igloo memperkirakan, penggunaan TravelShield AI dapat memangkas waktu pembelian asuransi hingga 30 persen, bahkan membuat proses pemilihan perlindungan menjadi sekitar tiga kali lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
Rekomendasi yang diberikan TravelShield AI berasal dari mitra asuransi terpercaya seperti Sompo, termasuk opsi pengembalian dana jika pengajuan visa ditolak.
AI Jadi Tulang Punggung Strategi Bisnis Igloo
Pengembangan TravelShield AI merupakan bagian dari strategi jangka panjang Igloo untuk menempatkan AI sebagai inti dari operasional bisnis, bukan sekadar alat pendukung.
Selain asuransi perjalanan, kapabilitas AI juga diterapkan pada produk asuransi otomotif dan solusi lain guna meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia.
Sejak pertama kali diperkenalkan, AI Shield telah membantu ribuan pengguna menemukan perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka secara lebih sederhana dan transparan.
Blue Ribbon Bags Hadirkan Perlindungan Bagasi Global
Selain fitur AI, Igloo juga menghadirkan layanan Blue Ribbon Bags (BRB) sebagai add-on asuransi perjalanan.
Layanan ini dirancang untuk membantu wisatawan melacak dan memulihkan bagasi terdaftar yang hilang atau tertunda, mencakup seluruh maskapai dan rute penerbangan di dunia.
Blue Ribbon Bags menawarkan pemantauan aktif bagasi selama 96 jam sejak pesawat mendarat.
Jika bagasi tidak ditemukan dalam periode tersebut, pelanggan berhak menerima kompensasi tanpa perlu menyertakan bukti kuitansi.
Harga layanan ini dimulai dari Rp32.000 untuk perjalanan domestik maupun internasional, dengan kompensasi hingga Rp7 juta untuk paket Silver dan Rp10 juta untuk paket Gold.
Solusi untuk Masalah Klasik Industri Penerbangan
Meski kawasan Asia-Pasifik mencatat tingkat kesalahan penanganan bagasi terendah secara global pada 2024, masalah bagasi hilang atau tertunda masih menjadi tantangan besar.
Bagi maskapai, kasus ini memicu beban operasional tambahan, mulai dari pelacakan hingga kompensasi.
Kehadiran Blue Ribbon Bags tidak hanya memberi perlindungan finansial bagi wisatawan, tetapi juga membantu mengurangi tekanan operasional pada industri penerbangan.
Dukung Pariwisata Nasional yang Terus Tumbuh
Head of D2C Igloo Indonesia, Delta Andreansyah, menyatakan bahwa integrasi AI dan perlindungan bagasi merupakan upaya Igloo menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan nyaman.
Ia menyoroti target Indonesia untuk melampaui 13,9 juta wisatawan mancanegara seperti yang tercatat pada 2024, serta pertumbuhan perjalanan wisatawan domestik yang terus meningkat.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perjalanan wisatawan nusantara pada April 2025 mencapai 128,59 juta, tumbuh 23,02 persen secara tahunan.
Tren ini menunjukkan minat bepergian masyarakat tetap kuat meski di tengah perlambatan ekonomi. (jas)
- Ubah Resolusi Jadi Aksi: 5 Kebiasaan Kunci Menuju Finansial yang Lebih Stabil
- Chubb Indonesia & Bank DBS Luncurkan Smart Travel Shield Terbaru untuk Wisatawan Indonesia
- AI Bisa Dongkrak Ekonomi RI US$140 Miliar, DANA Rilis ‘AI Enablement Playbook’ untuk Industri
- Profil JPMorgan, Perusahaan Perbankan Investasi yang Prediksi BYD Bakal Jadi 'Toyota' di Pasar Mobil Listrik Global



