FedEx Luncurkan AI Kepabeanan di Asia Pasifik! Percepat dan Permudah Pengiriman Global

Inovasi AI untuk Sederhanakan Proses Pengiriman Internasional

Federal Express Corporation (FedEx) - Fitur Pencarian Kode Harmonized Tariff Schedule (HTS) membantu pelanggan menemukan kode HTS yang tepat untuk pengiriman ke Amerika Serikat/ HO

AVNMEDIA.ID -  Federal Express Corporation (FedEx), salah satu perusahaan transportasi ekspres terbesar di dunia, resmi meluncurkan dua solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) di seluruh pasar Asia Pasifik.

Kedua inovasi tersebut adalah Customs AI dan Fitur Pencarian Kode Harmonized Tariff Schedule (HTS) yang bertujuan mempermudah proses dokumentasi kepabeanan pengiriman internasional.

Langkah ini menjadi terobosan penting bagi bisnis dan individu yang ingin mengirim barang ke luar negeri dengan lebih mudah, cepat, dan akurat, sekaligus mengurangi risiko keterlambatan akibat kesalahan dokumen.

“Kami berkomitmen menghadirkan fleksibilitas, efisiensi, dan kecerdasan bagi pelanggan,” kata Salil Chari, Senior Vice President Marketing & Customer Experience APAC, FedEx.

Mempermudah Proses Impor ke Amerika Serikat

Sebagai inovasi pertama di industri, Fitur Pencarian Kode Harmonized Tariff Schedule (HTS) membantu pelanggan menemukan kode HTS yang tepat untuk pengiriman ke Amerika Serikat.

Pelanggan hanya perlu memasukkan deskripsi barang, dan sistem akan memberikan rekomendasi kode HTS lengkap dengan skor tingkat kepercayaan untuk menjamin akurasi.

Fitur ini memastikan dokumen impor lebih tepat dan sesuai regulasi, sehingga meminimalisir penundaan di bea cukai.

Related News
Recent News
image
Business BI Rate Naik ke 5,25%, Cicilan KPR Belum Tentu Ikut Melonjak, Ini Temuan Rumah123
by Adrian Jasman2026-06-08 13:47:40

BI Rate naik ke 5,25%, namun bunga KPR belum tentu ikut naik. Pasar properti masih kuat.

image
Business DANA Raih Penghargaan Komdigi sebagai Perusahaan Paling Aktif Laporkan Konten Ilegal
by Adrian Jasman2026-06-02 19:34:36

DANA meraih penghargaan Komdigi sebagai perusahaan paling aktif melaporkan konten ilegal.