Selebriti Dunia

Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Tegaskan Tak Menyesal Bela Palestina

Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Akhirnya Buka Suara

Macklemore Buka Suara Usai Didepak dari Tur Ed Sheeran / Foto: The National News

AVNMEDIA.ID - Macklemore akhirnya buka suara setelah dirinya tidak lagi menjadi bagian dari rangkaian tur Ed Sheeran di Amerika Serikat.

Rapper asal Seattle tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak menyesal menyuarakan dukungan untuk Palestina, meski sikap politiknya berujung pada keputusan untuk mengeluarkannya dari sisa jadwal tur.

Macklemore sebelumnya dijadwalkan menjadi salah satu penampil pembuka dalam sejumlah konser Loop Tour Ed Sheeran di Amerika Serikat.

Namun, keterlibatannya berubah setelah ia menyampaikan dukungan terbuka kepada Palestina dalam konser di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 dan 5 September 2026.

Dalam penampilannya, Macklemore menyerukan dukungan terhadap Palestina dan membawakan lagu Hind's Hall, karya yang secara terbuka mengangkat isu Gaza dan kritik terhadap kebijakan Israel.

Pernyataan tersebut kemudian memicu kontroversi. Sejumlah kelompok pro-Israel dan organisasi advokasi Yahudi mengecam aksi Macklemore.

Tak lama setelah itu, pihak promotor mengumumkan bahwa Macklemore tidak akan tampil dalam sisa rangkaian tur Ed Sheeran di Amerika Serikat.

Messina Touring Group, promotor tur Ed Sheeran di AS, mengatakan keputusan tersebut berkaitan dengan persoalan yang muncul di sejumlah venue.

Menurut pihak promotor, beberapa lokasi tidak mengizinkan Macklemore tampil sehingga terdapat risiko konser terdampak atau bahkan dibatalkan.

Situasi tersebut akhirnya membuat Macklemore dan pihak tur mengambil keputusan untuk mengakhiri keterlibatannya dalam sisa jadwal.

Dalam klarifikasinya, Macklemore mengatakan bahwa dirinya dan Ed Sheeran sempat melalui sejumlah percakapan yang sulit sebelum keputusan tersebut dibuat.

Meski terjadi perbedaan pandangan dan persoalan profesional, Macklemore menyatakan bahwa hubungannya secara personal dengan Sheeran tidak serta-merta berakhir.

Macklemore juga memberikan versinya mengenai tekanan yang terjadi di balik keputusan tersebut.

Ia mengklaim terdapat tekanan dari pemilik sejumlah stadion agar dirinya dikeluarkan dari tur. Salah satu nama yang disebut Macklemore adalah Robert Kraft, pemilik New England Patriots sekaligus Gillette Stadium.

Namun, bagian tersebut perlu ditempatkan sebagai klaim Macklemore, bukan fakta yang telah dikonfirmasi secara independen.

Detail mengenai percakapan antara Ed Sheeran, Robert Kraft, dan pihak venue belum sepenuhnya mendapat konfirmasi publik dari pihak-pihak yang disebut.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Macklemore tetap mempertahankan sikapnya mengenai Palestina.

Ia menegaskan bahwa konsekuensi profesional yang muncul tidak membuatnya menyesal telah menggunakan panggung konser untuk menyampaikan pandangan mengenai situasi di Gaza.

Keputusan tersebut juga menyoroti persoalan yang semakin sering muncul dalam industri musik, yakni batas antara kebebasan berekspresi seorang artis dan kepentingan komersial sebuah tur.

Bagi seorang musisi seperti Macklemore, panggung konser bukan hanya tempat untuk membawakan lagu, tetapi juga ruang untuk menyampaikan pesan sosial dan politik.

Namun, ketika pesan tersebut berpotensi menimbulkan kontroversi di antara penyelenggara, pemilik venue, atau penonton, konsekuensi profesional dapat muncul.

Sementara itu, tur Ed Sheeran tetap berlanjut meski tanpa Macklemore sebagai salah satu penampil pembuka.

Dengan keluarnya Macklemore, perhatian publik kini tertuju pada bagaimana Ed Sheeran akan merespons kontroversi tersebut dan apakah kedua musisi akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perbedaan yang terjadi.

Kontroversi ini pada akhirnya tidak hanya menjadi persoalan mengenai satu musisi yang didepak dari sebuah tur.

Kasus Macklemore dan Ed Sheeran kembali memperlihatkan bagaimana sikap politik seorang artis dapat bersinggungan langsung dengan industri hiburan, kepentingan venue, serta hubungan profesional.

Bagi Macklemore sendiri, pesannya tetap sama: ia memilih mempertahankan dukungannya terhadap Palestina meskipun harus menghadapi konsekuensi dari sikap tersebut.

Dengan demikian, keluarnya Macklemore dari tur Ed Sheeran bukan berarti ia menarik kembali pernyataan yang sebelumnya disampaikannya.

Sebaliknya, rapper tersebut justru menegaskan bahwa dirinya siap menghadapi dampak profesional dari keputusan untuk menyuarakan isu yang diyakininya. (san)

Related News
Recent News
image
Trending Apa Itu Mindfulness? Istilah yang Bikin Maudy Ayunda Dikritik Netizen
by Nayara Faiza2026-09-16 08:00:00

Konten mindfulness Maudy Ayunda menuai kritik, kenali pengertian dan tujuan dari mindfulness

image
Trending Kronologi Maudy Ayunda Viral hingga Tuai Kritik Netizen Indonesia dan Berujung Minta Maaf, Ada Apa?
by Intan Thania2026-09-14 20:00:00

Maudy Ayunda viral usai video mindfulness dikritik netizen. Simak kronologi dan permintaan maafnya.