Deretan 12 Subunit Grup K-Pop Ikonik, Tak Hanya SNSD Hyori-Soo, Ada TWICE MiSaMo hingga EXO-CBX!
Dari Hyori-Soo hingga MiSaMo, Ini Subunit K-Pop yang Ikonik!
K-POP - Deretan Subunit Grup K-Pop yang Ikonik/ Kolase: AVNMEDIA.ID
AVNMEDIA.ID - Subunit menjadi salah satu cara menarik bagi grup K-Pop untuk memperlihatkan sisi berbeda dari para membernya.
Dengan formasi yang lebih kecil, para idol bisa mengeksplorasi konsep, genre musik, dan chemistry yang mungkin belum terlalu terlihat ketika tampil bersama grup utama.
Menariknya, beberapa subunit justru berhasil menciptakan identitas yang begitu kuat.
Bahkan, nama mereka masih dikenang bertahun-tahun setelah debut, sementara sebagian lainnya mampu meraih popularitas besar dalam waktu singkat.
Dari SNSD Hyori-Soo yang sedang menjadi sorotan, Orange Caramel yang legendaris, hingga MiSaMo milik TWICE dan EXO-CBX, berikut 12 subunit grup K-Pop ikonik dari berbagai generasi.
1. SNSD – Hyori-Soo
.webp)
Nama Hyori-Soo menjadi salah satu yang paling banyak diperbincangkan penggemar SNSD setelah Hyoyeon, Yuri, dan Sooyoung tampil sebagai trio dalam proyek SKIBIDI.
Nama Hyori-Soo sendiri merupakan kombinasi dari nama ketiga member. Formasi ini terasa menarik karena mempertemukan tiga member SNSD dengan kekuatan yang berbeda.
Hyoyeon dikenal sebagai salah satu dancer utama SNSD, Yuri memiliki kemampuan performance yang kuat, sementara Sooyoung dikenal sebagai performer sekaligus aktris.
Perpaduan ketiganya membuat Hyori-Soo memiliki karakter tersendiri.
Kehadiran Hyori-Soo juga menambah daftar formasi spesial SNSD setelah sebelumnya ada TTS dan Oh!GG.
2. After School – Orange Caramel

Orange Caramel adalah salah satu contoh terbaik ketika sebuah subunit berhasil memiliki identitas yang sangat berbeda dari grup induknya.
Beranggotakan Nana, Raina, dan Lizzy, unit ini dikenal dengan konsep yang playful, unik, dan terkadang absurd.
Pendekatan tersebut justru menjadi daya tarik utama mereka.
Lagu “Magic Girl”, “A-ing♡”, hingga “Catallena” membuat Orange Caramel begitu mudah dikenali.
“Catallena”, khususnya, masih menjadi salah satu lagu yang sering disebut ketika membahas konsep ikonik dalam sejarah K-Pop.
3. SNSD – TTS (TaeTiSeo)
.webp)
Sebelum Hyori-Soo, SNSD telah memiliki subunit yang sangat sukses melalui TTS atau TaeTiSeo.
Terdiri dari Taeyeon, Tiffany, dan Seohyun, TTS debut pada 2012 dengan mini album Twinkle.
Formasi tersebut memanfaatkan kekuatan vokal ketiganya yang memang menjadi bagian penting dari SNSD.
“Twinkle” berhasil menjadi salah satu lagu subunit paling populer pada masanya.
TTS kemudian melanjutkan aktivitas dengan mini album Holler dan Dear Santa – X-Mas Special.
4. NCT – JNJM

JNJM menjadi salah satu subunit K-Pop terbaru yang menarik perhatian pada 2026. Unit ini mempertemukan Jeno dan Jaemin, dua member NCT DREAM yang sudah lama dikenal memiliki chemistry kuat.
Keduanya akhirnya mendapat kesempatan untuk tampil sebagai duo dengan warna musik dan konsep yang lebih spesifik dibandingkan ketika berada dalam formasi NCT DREAM.
Kehadiran JNJM juga menarik karena memperlihatkan bagaimana sistem subunit NCT terus berkembang.
Jika sebelumnya penggemar sudah mengenal NCT DOJAEJUNG, kini ada pula duo Jeno dan Jaemin yang membawa identitas mereka sendiri.
Sebagai subunit yang masih tergolong baru, JNJM menjadi salah satu nama yang menarik untuk mengikuti perkembangan unit-unit K-Pop generasi sekarang.
5. SEVENTEEN – BSS (BooSeokSoon)

Kalau ada subunit yang berhasil membangun identitas sendiri dengan sangat kuat, BSS atau BooSeokSoon adalah salah satunya.
Unit ini terdiri dari Seungkwan, DK, dan Hoshi.
Ketiganya dikenal memiliki karakter panggung yang ekspresif, sehingga BSS menghadirkan energi yang sangat berbeda ketika dibandingkan dengan penampilan SEVENTEEN sebagai grup lengkap.
BSS pertama kali memperkenalkan diri melalui “Just Do It”, sebelum kembali mencuri perhatian lewat “Fighting”.
Chemistry ketiganya menjadi salah satu kekuatan utama BSS. Tidak hanya mengandalkan popularitas SEVENTEEN, unit ini berhasil memiliki karakter tersendiri yang membuat setiap comeback mereka selalu dinantikan.
6. SISTAR – SISTAR19

SISTAR19 merupakan salah satu subunit paling ikonik dari generasi kedua K-Pop.
Unit yang beranggotakan Hyolyn dan Bora ini memiliki karakter yang lebih dewasa dan sensual dibandingkan sejumlah rilisan SISTAR sebagai grup utama.
Nama SISTAR19 semakin melekat berkat lagu “Ma Boy”. Lagu tersebut bahkan menjadi salah satu rilisan subunit yang sangat identik dengan era K-Pop generasi kedua.
SISTAR19 juga sempat kembali beraktivitas sebagai duo pada 2024 melalui “NO MORE (MA BOY)”, sehingga nama unit ini kembali mendapatkan perhatian dari penggemar lama maupun generasi baru.
7. BIGBANG – GD & TOP

Dua member BIGBANG, G-Dragon dan T.O.P, pernah bersatu sebagai duo dalam subunit GD & TOP.
Keduanya resmi merilis album GD & TOP pada 2010 dengan warna hip-hop yang sangat kuat. Lagu seperti “High High” dan “Oh Yeah” menjadi rilisan yang paling dikenal dari duo tersebut.
GD & TOP menarik karena keduanya sudah memiliki karakter yang sangat kuat ketika tampil bersama BIGBANG.
Ketika dipertemukan sebagai duo, kemampuan rap, gaya fashion, serta persona keduanya semakin menonjol.
Karena itu, GD & TOP masih sering dikenang sebagai salah satu duo subunit paling ikonik dari generasi kedua.
8. EXO – EXO-CBX
.webp)
EXO-CBX terdiri dari Chen, Baekhyun, dan Xiumin. Subunit ini debut pada 2016 melalui mini album Hey Mama!.
Ketiganya dikenal sebagai member dengan kemampuan vokal kuat di EXO.
Karena itu, EXO-CBX memberikan kesempatan untuk lebih menonjolkan harmonisasi dan kemampuan vokal mereka dalam formasi yang lebih kecil.
Setelah Hey Mama!, ketiganya kembali dengan mini album Blooming Days pada 2018.
EXO-CBX juga aktif melakukan promosi di Jepang, sehingga unit ini memiliki perjalanan yang cukup panjang dibandingkan sejumlah project subunit lainnya.
9. TWICE – MiSaMo
.webp)
MiSaMo merupakan subunit TWICE yang beranggotakan Mina, Sana, dan Momo.
Nama tersebut berasal dari gabungan nama ketiganya. Ketiganya juga merupakan tiga member Jepang dalam TWICE, sehingga aktivitas MiSaMo memiliki hubungan yang kuat dengan pasar Jepang.
MiSaMo resmi debut pada 2023 melalui mini album Masterpiece.
Unit ini memberikan warna yang lebih elegan dan dewasa sekaligus memberikan ruang bagi Mina, Sana, dan Momo untuk menunjukkan chemistry dalam formasi yang lebih kecil.
Popularitas ketiganya sebagai bagian dari TWICE membuat MiSaMo menjadi salah satu subunit generasi terbaru yang mendapat perhatian besar.
10. Red Velvet – Irene & Seulgi

Irene & Seulgi menjadi subunit pertama Red Velvet.
Duo ini debut pada 2020 melalui mini album Monster. Sesuai judul albumnya, konsep yang dihadirkan terasa lebih intens, kuat, dan dewasa.
Irene dan Seulgi juga dikenal sebagai dua performer yang memiliki kemampuan dance serta stage presence kuat.
Hal tersebut menjadi salah satu daya tarik utama ketika keduanya tampil sebagai duo.
Subunit ini memperlihatkan sisi Red Velvet yang berbeda dari konsep grup utama dan menjadi salah satu project duo yang cukup berkesan dari generasi ketiga.
11. NCT – DOJAEJUNG

Sebelum JNJM hadir, NCT telah memiliki subunit trio DOJAEJUNG yang terdiri dari Doyoung, Jaehyun, dan Jungwoo.
DOJAEJUNG resmi debut pada 2023 melalui mini album Perfume.
Berbeda dari sejumlah rilisan NCT yang identik dengan hip-hop dan eksperimentasi, unit ini lebih banyak mengeksplorasi R&B dan pop dengan nuansa sensual.
Lagu “Perfume” menjadi identitas utama mereka dan memperlihatkan chemistry ketiga member dalam formasi yang lebih kecil.
Kehadiran DOJAEJUNG juga menjadi bukti bahwa sistem NCT memungkinkan member dengan karakter berbeda untuk membentuk unit dengan warna musik tersendiri.
12. EXO – EXO-SC

Selain EXO-CBX, EXO memiliki subunit lain yang tidak kalah dikenal, yaitu EXO-SC.
Unit ini mempertemukan Sehun dan Chanyeol dan debut pada 2019 melalui mini album What a Life.
Berbeda dari EXO-CBX yang lebih menonjolkan vokal, EXO-SC menghadirkan warna yang lebih dekat dengan hip-hop dan rap.
Kombinasi Chanyeol dan Sehun juga menjadi daya tarik tersendiri. Keduanya memiliki karakter yang berbeda ketika tampil, tetapi dapat membangun chemistry yang kuat sebagai duo.
13. WJSN – WJSN Chocome

WJSN Chocome menghadirkan sisi WJSN yang jauh lebih ceria dan playful.
Subunit ini terdiri dari Luda, Soobin, Yeoreum, dan Dayoung.
Mereka debut pada 2020 melalui single album Hmph!.
Jika WJSN sebagai grup sering dikenal dengan konsep elegan, dreamy, dan bernuansa fantasi, Chocome justru tampil dengan konsep yang lebih colorful dan menggemaskan.
Lagu “Hmph!” dan “Super Yuppers!” menjadi identitas utama mereka dan memperlihatkan bagaimana empat member tersebut mampu membawa warna yang sangat berbeda.
14. Super Junior – Super Junior-D&E

Super Junior-D&E mempertemukan Donghae dan Eunhyuk dalam sebuah duo yang sudah memiliki perjalanan panjang.
Keduanya dikenal memiliki chemistry yang kuat sejak masih aktif bersama Super Junior.
Ketika tampil sebagai D&E, Donghae dan Eunhyuk dapat mengeksplorasi musik serta performance dengan lebih leluasa.
D&E juga memiliki sejumlah rilisan sendiri dan telah melakukan berbagai aktivitas di Korea maupun Jepang.
Dengan perjalanan yang panjang, Super Junior-D&E menjadi salah satu subunit boy group generasi kedua yang tetap bertahan dan memiliki identitas kuat hingga sekarang.
15. MAMAMOO – MAMAMOO+

MAMAMOO+ menjadi subunit yang mempertemukan Solar dan Moonbyul.
Duo ini memberikan ruang bagi keduanya untuk mengeksplorasi konsep dan genre yang lebih luas di luar aktivitas MAMAMOO sebagai grup lengkap.
MAMAMOO+ dikenal cukup fleksibel dalam memilih konsep. Mereka dapat menghadirkan lagu yang playful, energik, maupun lebih eksperimental.
Kehadiran MAMAMOO+ juga memperlihatkan bagaimana chemistry dua member dapat dikembangkan menjadi project yang memiliki identitas tersendiri.
Subunit K-Pop Terus Berkembang
Dari subunit legendaris generasi kedua hingga formasi baru seperti JNJM, perjalanan subunit K-Pop menunjukkan bahwa formasi yang lebih kecil tetap memiliki daya tarik besar.
Orange Caramel, TTS, SISTAR19, dan GD & TOP menjadi contoh unit yang meninggalkan kesan kuat sejak generasi kedua.
Sementara EXO-CBX, EXO-SC, BSS, MiSaMo, hingga Irene & Seulgi membuktikan bahwa tren tersebut terus berkembang di generasi berikutnya.
Kini, munculnya JNJM juga menambah warna baru dalam perkembangan subunit K-Pop.
Bersama DOJAEJUNG dan berbagai unit lainnya, sistem subunit masih menjadi salah satu cara menarik bagi idol untuk menunjukkan sisi berbeda dari diri mereka.
Dari 15 subunit di atas, mana yang paling ikonik menurut kamu? (tan)
- Daftar 15 Konser dan Fan Meeting K-Pop di Indonesia 2026, Ada D.O. EXO, BTS hingga NCT 127, Mana yang Paling Kamu Tunggu?
- TUIDE, Girl Group Baru HYBE yang Debut Agustus 2026, Ini Profil 7 Member dan Fakta Menariknya
- Adik Jihyo TWICE Resmi Debut, Ini Profil Seoyeon TUIDE dan Fakta Menariknya, Bikin Penasaran!





