Cara Digitalisasi yang Bikin Bisnis Laundry Lebih Efisien

MAU LAUNDRY - Sejak menerima pembayaran lewat QRIS ke DANA Bisnis, arus kas usaha Mau Laundry tercatat terpisah dari akun pribadi, mempermudah kontrol dan meminimalisasi kebingungan pengeluaran/ HO to Avnmedia.id

Belajar dari Mau Laundry yang memanfaatkan DANA Bisnis untuk atur keuangan dan operasional

AVNMEDIA.IDUMKM di Indonesia, termasuk bisnis laundry, terus berkembang pesat.

Meski permintaan tinggi, banyak usaha masih mengandalkan promosi tradisional dan pencatatan manual.

Akibatnya, bisnis sulit ditemukan online, respon lambat, dan operasional kewalahan karena transaksi kecil tapi banyak.

Digitalisasi menjadi kunci efisiensi.

Tidak perlu langsung serba canggih, cukup mulai dari hal-hal operasional yang paling sering terjadi.

Berikut lima langkah digitalisasi ala Mau Laundry yang bisa diterapkan:

1. Jangkau Pelanggan Lewat WhatsApp & Google Maps

Digital presence sederhana sudah cukup untuk meningkatkan order.

WhatsApp bisa jadi “meja depan” untuk menerima pesanan cepat.

Google Maps membantu pelanggan menemukan lokasi laundry, sementara media sosial bisa mengingatkan layanan dan promo.

Muhammad Irfan, pemilik Mau Laundry, rutin memperbarui foto, informasi usaha, dan membalas ulasan di Google Maps.

Strategi ini membuat bisnis mudah ditemukan saat orang mencari “laundry dekat sini”.

Ditambah layanan antar-jemput tanpa biaya tambahan, pelanggan yang sibuk tetap dilayani.

2. Pembayaran Cepat dengan QRIS & DANA Bisnis

Pembayaran tunai sering menimbulkan risiko selisih dan keterlambatan.

QRIS membuat nominal pas sesuai tagihan, mempercepat transaksi, dan meningkatkan kedisiplinan pembayaran.

Dengan DANA Bisnis, riwayat transaksi otomatis tercatat, memudahkan rekap harian, dan memastikan cucian dibayar tepat waktu.

Hal ini mengurangi kesalahan pencatatan manual dan mempermudah kontrol arus kas.

 

3. Pantau Pemasukan Tanpa Hitung Uang Tunai

Transaksi kecil berulang membuat pencatatan manual mudah tercecer.

Digitalisasi memungkinkan pemilik memantau pemasukan secara real-time, mengurangi ketergantungan pada uang fisik, dan cepat mendeteksi pembayaran tertunda.

Irfan melihat riwayat transaksi di DANA Bisnis, mencocokkan pembayaran dengan cucian yang diambil pelanggan tanpa harus menghitung tunai satu per satu.

4. Pisahkan Uang Usaha dan Pribadi

Memisahkan jalur uang sejak awal membantu pemilik melihat pemasukan bersih, menghitung biaya operasional akurat, dan mengambil keputusan belanja berbasis data.

Sejak menerima pembayaran lewat QRIS ke DANA Bisnis, arus kas usaha Mau Laundry tercatat terpisah dari akun pribadi, mempermudah kontrol dan meminimalisasi kebingungan pengeluaran.

5. Percepat Perputaran Arus Kas untuk Operasional Lancar

Laundry butuh arus kas cepat untuk kebutuhan harian seperti deterjen, plastik, dan perlengkapan.

Dengan DANA Bisnis, saldo dari pembayaran pelanggan bisa langsung digunakan kembali untuk belanja kebutuhan usaha tanpa proses transfer tambahan.

Irfan menyebut, efisiensi sederhana ini membantu melihat ritme usaha, memprediksi hari ramai, dan memastikan operasional tetap lancar.

“Sejak digitalisasi, transaksi dan arus kas lebih tertata, pekerjaan repetitif berkurang, risiko kesalahan menipis, dan layanan berjalan lebih stabil. Mau Laundry kini beroperasi di Jakarta Timur dan Bekasi, dan mulai membuka peluang franchise untuk ekspansi,” kata Irfan.

Digitalisasi bukan sekadar tren, tapi strategi operasional yang bisa meningkatkan efisiensi, kontrol keuangan, dan pengalaman pelanggan di bisnis kecil seperti laundry. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Business Butter Baby Hadirkan Butter Baby Kiosk di PIM 2 dengan Format Grab-and-Go dan Menu Eksklusif
by Adrian Jasman2026-02-27 21:48:24

Butter Baby buka Kiosk di PIM 2, menu eksklusif & grab-and-go untuk pengalaman cepat.

image
Business Roblox Resmikan Dewan Orangtua Sedunia dan Program Parent Champions, Dorong Keamanan Digital Anak
by Adrian Jasman2026-02-26 19:00:00

Roblox luncurkan Dewan Orangtua Sedunia & Parent Champions, dorong keamanan digital anak global.