BYD Sealion 6 Setop Penjualan di China, Bagaimana Nasibnya di Pasar Luar Negeri?

Tapi bukan karena gagal

BYD SEALION 6 - BYD resmi menghentikan penjualan BYD Sealion 6 di pasar domestik China. SUV menengah yang di China dikenal sebagai Song Plus itu kini sudah tidak lagi tercantum dalam daftar model resmi jaringan Ocean Network milik BYD/ Image Credit: BYD

AVNMEDIA.IDBYD resmi menghentikan penjualan BYD Sealion 6 di pasar domestik China.

SUV menengah yang di China dikenal sebagai Song Plus itu kini sudah tidak lagi tercantum dalam daftar model resmi jaringan Ocean Network milik BYD.

Sebagai gantinya, produsen kendaraan listrik asal Tiongkok tersebut menyiapkan Sealion 06 sebagai penerus khusus untuk pasar domestik.

Keputusan ini memunculkan pertanyaan besar: apakah BYD Sealion 6 benar-benar disuntik mati, atau hanya bergeser fokus ke pasar global?

Penjualan Domestik Dihentikan, Tapi Bukan Karena Gagal

Sealion 6 bukan model sembarangan dalam portofolio BYD.

Sejak debut pada September 2020, SUV ini menjadi salah satu tulang punggung penjualan BYD di segmen menengah.

Sepanjang 2025, penjualan Song Plus di China tercatat mencapai 400.920 unit.

Secara global, penjualan kumulatif keluarga Sealion 6 telah melampaui 1,5 juta unit hingga Oktober 2025.

Angka ini menegaskan bahwa penghentian penjualan di China bukan disebabkan oleh minimnya permintaan.

Secara keseluruhan, lini Song Series—yang mencakup berbagai varian—mencatat penjualan 788.003 unit pada 2025, atau sekitar 17 persen dari total penjualan tahunan BYD.

Strategi Baru BYD: Realignment Produk SUV

Penghentian Sealion 6 di China merupakan bagian dari penataan ulang lini SUV seri Ocean. BYD kini mengalihkan fokus domestik ke Sealion 06, yang hadir dengan:

  • Desain eksterior terbaru
  • Posisi produk yang lebih jelas
  • Platform teknologi generasi baru

Langkah ini mencerminkan strategi BYD untuk menghindari tumpang tindih model, sekaligus menjaga daya saing di pasar domestik yang makin padat.

 

Pasar Global Justru Jadi Andalan

Meski dihentikan di China, BYD Sealion 6 tetap diproduksi dan dijual secara agresif di pasar luar negeri.

Model ini justru menjadi salah satu senjata BYD dalam ekspansi global.

Pada 2025, BYD membukukan total penjualan global sekitar 4,55 juta unit, dengan lebih dari 1 juta unit terjual di luar China untuk pertama kalinya.

Pada Desember 2025 saja, pengiriman kendaraan ke pasar internasional mencapai sekitar 133.000 unit, melonjak 145 persen secara tahunan.

Kinerja ini menunjukkan bahwa pertumbuhan BYD kini semakin bergantung pada pasar ekspor, seiring melambatnya pertumbuhan di dalam negeri.

Produksi Lokal di Thailand, Penjualan Kuat di Eropa

Sealion 6 menjadi salah satu model kunci BYD di Asia Tenggara dan Eropa.

Pabrik BYD di Thailand telah memproduksi lebih dari 70.000 unit Sealion 6, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor.

Di Eropa, performanya juga solid. 

Jerman: penjualan kumulatif hingga November 2025 menembus 11.818 unit

Inggris: penjualan bulanan sudah melampaui 5.000 unit

Sementara di Jepang, Sealion 6 dipasarkan dengan harga lebih tinggi, menandakan penerimaan positif di pasar otomotif yang matang dan kompetitif.

Di luar China, varian plug-in hybrid Song Plus dipasarkan dengan nama Sealion 6 atau Seal U DM-i, menyesuaikan strategi branding global BYD.

Dihentikan di China, Tapi Masih Hidup Secara Global

Penghentian penjualan BYD Sealion 6 di China bukanlah akhir dari perjalanan model ini.

Sebaliknya, langkah tersebut mempertegas pergeseran fokus BYD ke pasar internasional, di mana Sealion 6 masih memiliki permintaan kuat dan peran strategis.

Dengan ekspansi global yang semakin agresif, Sealion 6 kini bertransformasi dari SUV andalan domestik menjadi produk ekspor utama BYD di tengah persaingan global kendaraan listrik dan hybrid. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Business Tren Pasta Gigi Pemutih Meningkat, Pasar Global Diprediksi Tembus USD 12,7 Miliar
by Adrian Jasman2026-01-08 11:34:18

Tren pasta gigi pemutih tumbuh pesat, konsumen urban kini pilih produk less abrasive yang aman.

image
Business BYD Tegas Baterai LFP Tetap Jadi Standar Mobil Listrik, Aspek Keselamatan Jadi Alasan Utama
by Adrian Jasman2026-01-07 14:10:00

BYD tegaskan baterai LFP tetap jadi standar mobil listrik, utamakan keselamatan.