Bukan Tesla! Ini Penantang Utama BYD di China, Ternyata Perusahaan Satu Rumpun

GEELY AUTO - Penantang utama BYD di China saat ini bukan Tesla, melainkan Geely Auto — perusahaan otomotif besar yang masih berada dalam satu rumpun grup industri dalam negeri/ Foto: xchuxing

AVNMEDIA.ID -  Selama ini, Tesla kerap dianggap sebagai pesaing terbesar BYD di pasar kendaraan listrik China.

Namun data terbaru justru menunjukkan fakta berbeda.

Penantang utama BYD di China saat ini bukan Tesla, melainkan Geely Auto — perusahaan otomotif besar yang masih berada dalam satu rumpun grup industri dalam negeri.

Geely Auto kini muncul sebagai kekuatan baru yang agresif, baik dari sisi penjualan, portofolio merek, hingga ekspansi kendaraan energi baru (NEV).

Geely Auto, Raksasa Otomotif Asal China

Geely Auto merupakan anak usaha dari Zhejiang Geely Holding Group, perusahaan otomotif swasta terbesar asal China yang berbasis di Hangzhou, Provinsi Zhejiang.

Grup ini dikenal luas karena membawahi berbagai merek strategis, mulai dari Geely Auto, Lynk & Co, Zeekr, Geely Galaxy, hingga kepemilikan global seperti Volvo Cars dan saham di Mercedes-Benz Group.

Dengan struktur multi-merek ini, Geely mampu menyasar berbagai segmen pasar — dari mass market hingga kendaraan listrik premium.

Penjualan Geely Melonjak Tajam Sepanjang 2025

Sepanjang 2025, melansir data Car News China, Geely Auto mencatatkan penjualan 3,02 juta unit, tumbuh 39 persen secara tahunan.

Lonjakan ini sebagian besar ditopang oleh segmen new energy vehicle (NEV), yang penjualannya naik 90 persen menjadi 1,69 juta unit.

Beberapa merek menjadi motor utama pertumbuhan:

  • Geely Galaxy mencatat lonjakan penjualan 150 persen dan menembus 1 juta unit hanya dalam 29 bulan
  • Lynk & Co membukukan penjualan 350 ribu unit
  • Zeekr, merek listrik premium, mencatat rekor pengiriman bulanan tertinggi pada Desember 2025

Secara bersamaan, ekspor Geely ke pasar global juga mencapai 420 ribu unit, memperkuat posisinya sebagai pemain EV global.

 

Bukan Tesla, Geely Justru Makin Dekat ke BYD

Di saat Geely menaikkan target penjualan tahunannya, BYD justru memangkas target 2025 dari 5,5 juta menjadi 4,6 juta unit.

Bahkan, salah satu model Geely, Geely Geome Xingyuan, tercatat sebagai mobil listrik murni terlaris di China pada 2025, mengalahkan model-model dari Tesla.

Fakta ini menegaskan bahwa persaingan utama BYD kini datang dari sesama raksasa otomotif China, bukan pemain asing.

Target Ambisius Geely di 2026

Menatap 2026, Geely Auto memasang target penjualan 3,45 juta unit, atau tumbuh 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Target penjualan NEV dipatok 2,22 juta unit, naik 32 persen secara tahunan.

Dengan strategi elektrifikasi agresif, dukungan ekosistem lokal, serta portofolio merek yang luas, Geely kini dipandang sebagai ancaman paling serius bagi dominasi BYD di pasar kendaraan listrik terbesar di dunia.

Persaingan EV China Kian Panas

Persaingan antara BYD dan Geely menunjukkan bahwa industri kendaraan listrik China semakin matang dan kompetitif.

Dominasi tidak lagi ditentukan oleh satu merek global, melainkan oleh kekuatan manufaktur, inovasi teknologi, dan skala domestik.

Bagi BYD, tantangan ke depan bukan hanya mempertahankan volume, tetapi juga menjaga keunggulan teknologi.

Sementara bagi Geely, momentum ini bisa menjadi batu loncatan untuk menjadi pemimpin EV global berikutnya. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Business Walmart Rombak Susunan Dewan Eksekutif, David Guggina Jadi Presiden dan CEO
by Adrian Jasman2026-01-17 13:00:00

Walmart rombak kepemimpinan, David Guggina resmi jadi Presiden & CEO Walmart U.S.

image
Business Gushcloud Indonesia Perluas Jaringan Kreator dan Kolaborasi Strategis! Visinema - Boy William Ikut Terlibat
by Adrian Jasman2026-01-15 21:25:28

Gushcloud Indonesia tambah kreator dan kanal YouTube, perkuat kolaborasi strategis hiburan digital.