Aurelie Moeremans Terbitkan Broken Strings, Ini 6 Artis Indonesia yang Kisah Hidupnya Ditulis Jadi Buku
Istri Ernest Prakasa Masuk Daftar
BUKU - Aurelie Moeremans rilis Broken Strings, ungkap isu child grooming lewat buku. Cek deretan artis Indonesia lainnya yang juga memuat kisah hidupnya ditulis jadi buku (Foto: Instagram @aurelie)
AVNMEDIA.ID - Aktris Aurelie Moeremans kembali jadi sorotan setelah merilis buku berjudul Broken Strings.
Lewat buku Broken Strings ini, Aurelie Moeremans tak sekadar bercerita, tapi juga membuka lembaran hidupnya yang penuh emosi, luka, dan proses berdamai dengan diri sendiri, khususnya mengenai isu child grooming.
Aurelie Moeremans, yang lahir pada 8 Agustus 1993, bukan satu-satunya artis Indonesia yang memilih buku sebagai medium bercerita.
Sejumlah figur publik lain juga menuliskan kisah hidup mereka secara jujur dan personal, jauh dari citra glamor dunia hiburan.
Berikut ini terdapat beberapa artis Indonesia yang kisah hidupnya ditulis jadi buku, termasuk Aurelie Moeremans.
Deretan Artis Indonesia yang Kisah Hidupnya Ditulis Jadi Buku
1. Aurelie Moeremans - Broken Strings
Dalam buku Broken Strings, Aurelie Moeremans menuangkan pengalaman emosional yang pernah ia lalui, mulai dari kekerasan, pelecehan, bahkan isu child grooming hingga proses menyembuhkan diri.
Buku Broken Strings ini terasa personal karena ditulis Aurelie Moeremans sebagai ruang refleksi, bukan sekadar cerita publik figur.
Lewat tulisannya, sosok kelahiran 8 Agustus 1993 ini menunjukkan bahwa rasa sakit bisa menjadi bagian penting dari perjalanan bertumbuh.
2. Natasha Rizky - Katanya Nikah Mudah, dll
Natasha Rizky dikenal lewat buku-buku reflektifnya, seperti Katanya Nikah Mudah, Kamu Tidak Istimewa, Ternyata Tanpamu…, hingga Catatan Kronik.
Buku-buku tersebut lahir dari pengalaman hidup, perenungan, dan perjalanan spiritual sosok kelahiran 23 November 1993 ini.
Dengan bahasa yang sederhana dan hangat, tulisan perempuan yang akrab disapa Caca ini kerap terasa dekat dengan pembaca.
3. Maudy Ayunda - Dear Tomorrow: Notes to My Future Self
Maudy Ayunda menuliskan kegelisahan, mimpi, dan pandangannya tentang hidup dalam buku Dear Tomorrow: Notes to My Future Self.
Buku ini berisi catatan reflektif tentang pendidikan, masa depan, dan proses mengenal diri sendiri.
Tak heran, buku yang ditulis perempuan kelahiran 19 Desember 1994 ini banyak digemari anak muda yang sedang mencari arah hidup.
- Viral Buku Broken Strings Ungkap Isu Child Grooming, Ini 3 Pasangan Artis Indonesia Jadi Perbincangan
- Kasus Child Grooming Disorot Usai 'Broken Strings' Viral, Ini 7 Artis Pria Indonesia Pacari Anak di Bawah Umur
- Profil Miller Khan, Aktor Malaysia yang Diduga “Milo” di Broken Strings! Aurelie Moeremans Akui Masih Sahabatan
4. Ayudia Bing Slamet - Teman Tapi Menikah
Kisah persahabatan yang berujung cinta ditulis Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion dalam buku Teman Tapi Menikah.
Cerita ini diangkat dari pengalaman nyata mereka, tanpa dramatisasi berlebihan.
Buku ini tak hanya bicara soal cinta, tapi juga tentang komitmen dan proses saling memahami.
Ayudia Bing Slamet lahir pada 13 September 1990, sementara Ditto Percussion merupakan kelahiran 11 Januari 1991.
5. Roy Kiyoshi - Indigo: The Story of Roy Kiyoshi
Roy Kiyoshi membagikan sisi hidupnya yang jarang terlihat publik lewat buku Indigo: The Story of Roy Kiyoshi.
Sosok kelahiran 24 Februari 1987 ini menuliskan pengalaman spiritual, tekanan mental, serta stigma yang kerap ia hadapi sebagai seorang indigo.
6. Meira Anastasia - Imperfect: A Journey to Self-Acceptance
Meira Anastasia menulis Imperfect sebagai bentuk kejujuran terhadap dirinya sendiri.
Buku ini membahas isu penerimaan diri, standar kecantikan, dan perjuangan melawan rasa tidak percaya diri.
Kisah Meira terasa relevan bagi banyak orang dan kemudian diadaptasi menjadi film layar lebar.
Sosok kelahiran 29 April 1983 ini merupakan istri dari komedian sekaligus aktor, Ernest Prakasa.
Buku ini menjadi cara Roy menyampaikan kisah hidupnya.
Buku Menjadi Ruang untuk Tuangkan Cerita
Itulah nama-nama artis Indonesia yang kisahnya ditulis jadi buku.
Bagi sederet artis Indonesia, buku menjadi ruang aman untuk bercerita.
Dari Aurelie Moeremans hingga Roy Kiyoshi, kisah-kisah ini hadir apa adanya dan mengajak pembaca untuk lebih memahami sisi manusia di balik popularitas.
Jadi, buku dari artis Indonesia siapa favorit kamu?
(apr)



