Audi Nuvolari Resmi Diperkenalkan, Supercar 1.001 PS yang Jadi Arah Baru Audi
Gabriel Bortoleto, pembalap Audi Revolut F1 Team, menguji Audi Nuvolari di lintasan berkecepatan tinggi Nardò Technical Center, Italia selatan/ HO to Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Audi menghadirkan Nuvolari, supercar terbaru yang tidak hanya mengandalkan tenaga besar dan kecepatan tinggi, tetapi juga menjadi penanda arah baru teknologi serta desain Audi.
Dikembangkan hanya dalam 405 hari, Audi Nuvolari berhasil bergerak dari sketsa awal hingga menjadi prototipe yang dapat dikendarai. Mobil ini dibekali high-performance hybrid powertrain yang menghasilkan tenaga sistem 1.001 PS dengan kecepatan maksimum lebih dari 350 km/jam.
Dengan kemampuan tersebut, Nuvolari disebut menjadi mobil produksi tercepat sekaligus paling bertenaga dalam sejarah Audi. Produksinya pun dibatasi hanya 499 unit di seluruh dunia.
Namun, bagi Audi, angka performa bukan satu-satunya alasan Nuvolari menjadi penting.
Mobil ini diposisikan sebagai technology and design flagship sekaligus technological North Star yang menjadi gambaran mengenai arah pengembangan teknologi dan desain Audi di masa depan.
“Proyek Nuvolari menunjukkan seberapa cepat kami di Audi dapat mewujudkan sebuah ide. Inilah ‘Vorsprung durch Technik’,” ujar CEO Audi AG Gernot Döllner.
Dari Sketsa Menjadi Supercar dalam 405 Hari
Pengembangan Nuvolari dilakukan dengan melibatkan tim lintas disiplin. Desainer, engineer kendaraan, spesialis aerodinamika hingga tim powertrain bekerja sejak tahap awal dengan jalur komunikasi yang dibuat lebih singkat.
Proses tersebut membawa Nuvolari ke sejumlah fasilitas pengembangan Audi di Eropa.
Konsep awal dikembangkan di Ingolstadt, kemudian menjalani pengujian cuaca dingin di Lapland. Pengembangan konstruksi ringan dilakukan di Neckarsulm, sedangkan pengujian aerodinamika berlangsung di wind tunnel Ingolstadt.
Karakter berkendara Nuvolari selanjutnya diasah melalui suspension tuning di Spanyol bagian selatan sebelum menjalani pengujian kecepatan tinggi di Nardò Technical Center, Italia.
Setiap tahapan menjadi bagian dari proses mengubah desain di atas kertas menjadi sebuah mobil yang bisa diuji langsung di jalan maupun lintasan.
Pembalap Formula 1 Ikut Uji Audi Nuvolari
Pengembangan Nuvolari juga mendapat sentuhan dari dunia motorsport Audi.
Dua pembalap Audi Revolut F1 Team, Gabriel Bortoleto dan Nico Hülkenberg, turut terlibat dalam tahap pengujian.
Bortoleto menguji Nuvolari di lintasan berkecepatan tinggi Nardò. Sementara Hülkenberg mengeksplorasi kemampuan mobil tersebut di test track Neustadt an der Donau.
Keterlibatan keduanya memberikan perspektif dari dunia balap pada tahap akhir pengembangan Nuvolari.
Hülkenberg bahkan menggambarkan akselerasi dan tenaga sistem lebih dari 1.000 PS yang dimiliki Nuvolari sebagai “a real statement”.
Nuvolari kemudian menjalani world premiere di Antibes, Prancis, pada 4 Juni 2026. Mobil tersebut selanjutnya tampil di jalan untuk pertama kalinya dalam rangkaian Formula 1 Grand Prix Monaco.
Tenaga 1.001 PS, Kecepatan Tembus 350 Km/Jam
Di balik desainnya, Audi Nuvolari menjadi wadah pengembangan sejumlah teknologi performa tinggi.
High-performance hybrid powertrain menghasilkan tenaga sistem 1.001 PS, sementara kecepatan maksimumnya mencapai lebih dari 350 km/jam.
Audi memadukan pengalaman motorsport, aerodinamika berperforma tinggi, serta Audi Space Frame generasi baru dengan eksterior berbahan karbon.
Nuvolari juga menjadi model produksi pertama yang mengusung bahasa desain baru Audi.
Kejernihan bentuk dan proporsi menjadi bagian penting dari desainnya. Meski tampil berbeda, karakter Audi tetap dipertahankan agar Nuvolari tetap mudah dikenali.
Bahasa desain tersebut turut mendapat penghargaan “Design of the Year” dari CAR Genius Awards di Inggris.
Juri menilai Nuvolari membawa pendekatan restraint dan clarity ke dalam segmen supercar dengan tampilan baru yang tetap mempertahankan karakter Audi.
Setelah Monaco, Nuvolari Melaju ke Monterey
Setelah tampil di Eropa, Audi membawa Nuvolari ke Amerika Utara melalui Monterey Car Week 2026.
Ajang tersebut menjadi salah satu panggung penting bagi kendaraan premium dan kolektor otomotif dari berbagai negara.
President of Audi of America Vito Paladino mengatakan Monterey Car Week menjadi kesempatan bagi Audi untuk memperkenalkan supercar tersebut kepada pasar Amerika Utara.
“Monterey Car Week merupakan salah satu panggung otomotif premium paling prestisius bagi Audi untuk memperkenalkan halo supercar pertama kami. Melalui Audi Nuvolari, kami ingin menunjukkan apa yang menjadi esensi Audi, yaitu kemajuan yang dibangun di atas fondasi yang kuat,” ujar Paladino.
Nuvolari tampil di sejumlah agenda Monterey, termasuk The Quail dan Concept Lawn di Pebble Beach Concours d’Elegance.
Setelah melakukan road debut di Monaco, supercar tersebut juga untuk pertama kalinya melaju di jalan raya Amerika melalui rute di sekitar Carmel-by-the-Sea, kawasan Monterey Peninsula.
Audi berencana membuka presales di Eropa pada kuartal IV 2026, sementara pengiriman unit pertama ditargetkan berlangsung pada kuartal I 2027.
Nuvolari Jadi Gambaran Masa Depan Audi
Bagi Audi, Nuvolari bukan sekadar supercar dengan tenaga 1.001 PS.
Mobil ini menjadi titik orientasi bagi pengembangan Audi berikutnya, mulai dari teknologi, desain, performa hingga engineering.
COO Audi Indonesia Edo Januarko Chandra mengatakan semangat tersebut juga dibawa Audi ke Indonesia melalui model-model terbaru, termasuk The New Audi Q5 SUV dan The New Audi Q5 Sportback.
“Nuvolari memberikan gambaran yang jelas mengenai arah Audi ke depan, di mana desain, teknologi, performa, dan engineering terus berkembang dalam satu kesatuan. Semangat inilah yang juga kami bawa ke Indonesia melalui model-model terbaru seperti The New Audi Q5 SUV dan The New Audi Q5 Sportback,” ujar Edo.
Menurutnya, Vorsprung durch Technik tidak hanya berkaitan dengan inovasi, tetapi juga bagaimana kemajuan teknologi dapat terus dihadirkan secara relevan bagi konsumen Audi.
Dari proses pengembangan selama 405 hari, keterlibatan pembalap Formula 1, hingga perjalanannya dari Monaco ke Monterey, Audi Nuvolari menjadi gambaran mengenai fase baru yang ingin dibangun Audi: lebih cepat berinovasi, tetap mengandalkan engineering, serta semakin berani menentukan arah desain dan teknologi masa depan. (jas)
- Xiaomi Debut di IFA 2026, Bawa Ekosistem AI Human × Car × Home
- Volkswagen ID. Buzz, Mobilitas Listrik dengan DNA Ikonik yang Menyasar Beragam Gaya Hidup
- Xiaomi & BYD Kuasai Top 4 Kapitalisasi Pasar Mobil Global 2025, Porsche Terlempar!
- Tesla Tawarkan Kredit 7 Tahun Bunga Rendah di China, Strategi Hadapi Pajak EV Tiongkok





