5 Fakta Film Oasis Don’t Look Back In Anger Sebelum Nonton di Bioskop
Oasis Comeback! Ini 5 Fakta Film Don’t Look Back In Anger
Oasis: Don’t Look Back In Anger, Film tentang Reuni Legendaris Oasis / Foto: (youtube Static Multimedia Movies & TV)
AVNMEDIA.ID - Film dokumenter Oasis: Don’t Look Back In Anger menjadi salah satu tayangan yang paling dinantikan para penggemar band asal Manchester, Inggris, Oasis.
Film ini mengabadikan perjalanan reuni Liam Gallagher dan Noel Gallagher dalam rangkaian tur Oasis Live ’25.
Bukan sekadar rekaman konser, dokumenter ini menawarkan akses ke berbagai momen di balik layar, proses persiapan, hingga penampilan Oasis di atas panggung.
Kehadiran film tersebut juga menjadi momen penting karena Liam dan Noel kembali tampil bersama setelah bertahun-tahun menjalani karier secara terpisah.
Bagi penggemar yang berencana menyaksikannya di bioskop, ada sejumlah fakta menarik yang perlu diketahui. Berikut 5 fakta film Oasis: Don’t Look Back In Anger sebelum menontonnya.
1. Film ini mendokumentasikan reuni Oasis
Fakta pertama yang paling penting adalah film ini berfokus pada perjalanan reuni Oasis melalui Oasis Live ’25.
Reuni tersebut menjadi momen bersejarah bagi Oasis dan penggemarnya. Liam dan Noel Gallagher kembali berada di panggung yang sama setelah hubungan mereka yang penuh konflik membuat Oasis berhenti beraktivitas sebagai sebuah band pada 2009.
Film ini memberikan gambaran mengenai bagaimana salah satu band Britpop paling berpengaruh tersebut kembali menjalani perjalanan bersama.
Dokumentasi tidak hanya berfokus pada pertunjukan, tetapi juga atmosfer dan pengalaman di balik kembalinya Oasis.
2. Liam dan Noel Gallagher tampil dalam wawancara bersama
Daya tarik lain dari Oasis: Don’t Look Back In Anger adalah wawancara Liam dan Noel Gallagher.
Menurut informasi resmi Disney, dokumenter ini menghadirkan wawancara bersama kedua bersaudara tersebut untuk pertama kalinya dalam lebih dari 20 tahun.
Hal ini membuat film menjadi lebih menarik karena penonton tidak hanya melihat Liam dan Noel sebagai musisi di atas panggung.
Keduanya juga memberikan perspektif mengenai perjalanan Oasis dan pengalaman kembali tampil bersama.
Bagi penggemar yang mengikuti perjalanan panjang Gallagher bersaudara, wawancara tersebut menjadi salah satu bagian yang patut dinantikan.
3. Ada footage di balik layar
Film ini juga menawarkan materi yang tidak bisa didapatkan hanya dengan menonton konser Oasis.
Dokumenter tersebut menghadirkan akses ke berbagai aktivitas di balik layar, termasuk persiapan sebelum pertunjukan, latihan, suasana backstage, hingga penampilan Oasis di hadapan penonton.
Dengan pendekatan tersebut, Oasis: Don’t Look Back In Anger berusaha membawa penonton lebih dekat dengan proses di balik tur reuni.
Penonton dapat melihat bagaimana sebuah pertunjukan besar dipersiapkan sekaligus merasakan atmosfer yang menyertai kembalinya Oasis ke panggung.
4. Disutradarai Dylan Southern dan Will Lovelace
Dari sisi produksi, film ini disutradarai oleh Dylan Southern dan Will Lovelace. Sementara itu, proyek tersebut dibuat berdasarkan gagasan Steven Knight, kreator serial populer Peaky Blinders.
Keterlibatan Knight menjadi salah satu hal menarik dalam produksi dokumenter ini. Film tersebut tidak hanya mengandalkan rekaman konser, tetapi juga berusaha membangun narasi mengenai perjalanan Oasis dan arti reuni tersebut.
Film ini diproduksi dengan melibatkan Magna Studios serta dipresentasikan melalui Sony Music Vision dan Sony Music Entertainment UK.
5. Tayang terbatas di bioskop sebelum hadir di Disney+
Bagi penggemar Oasis di Indonesia, fakta terakhir yang tak kalah penting adalah jadwal penayangannya.
Oasis: Don’t Look Back In Anger dijadwalkan hadir secara terbatas di bioskop Indonesia pada 11–13 September 2026. Setelah penayangan di bioskop, film tersebut juga dijadwalkan hadir melalui Disney+.
Karena sifat penayangannya terbatas, penggemar yang ingin merasakan pengalaman menyaksikan perjalanan reuni Oasis di layar lebar perlu memperhatikan jadwal bioskop di kota masing-masing.
Judul dokumenter ini sendiri mengambil nama dari salah satu lagu Oasis yang paling ikonik, “Don’t Look Back In Anger”.
Lagu yang ditulis Noel Gallagher tersebut pertama kali dirilis pada 1996 dan kemudian menjadi salah satu lagu paling dikenal dalam katalog Oasis.
Meski menggunakan judul yang sama, film ini bukanlah film biografi khusus mengenai proses pembuatan lagu tersebut.
Oasis: Don’t Look Back In Anger merupakan dokumenter yang berfokus pada reuni Oasis dan perjalanan mereka dalam tur Oasis Live ’25.
Dengan kombinasi rekaman konser, footage di balik layar, serta wawancara Liam dan Noel Gallagher, film ini menawarkan kesempatan bagi penggemar untuk melihat lebih dekat salah satu reuni musik paling dinantikan.
Bagi penggemar Oasis, dokumenter ini juga menjadi kesempatan untuk kembali merasakan energi band tersebut di atas panggung sekaligus melihat sisi lain dari perjalanan Liam dan Noel Gallagher setelah bertahun-tahun menjadi sorotan karena hubungan mereka yang penuh dinamika. (san)
- Daftar 11 Film Internasional Tayang di Bioskop Agustus 2026, Ada Insidious hingga Paw Patrol: the Dino Movie
- Daftar 13 Film Internasional Tayang di Bioskop September 2026, Ada Resident Evil hingga Avengers: Endgame Encore
- Daftar Film yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Film Indonesia hingga Stranger Things





