41,9% Masyarakat Indonesia Alami Gigi Berlubang, Usmile Dorong Tren Oral Care Berbasis Science
GOSOK GIGI - Usmile merupakan brand perawatan mulut yang berkembang di Indonesia. Pada 2026, perusahaan menyebut telah meraih penghargaan EPIC Awards sebagai Breakthrough Oral Care Brand di platform e-commerce/ usmile Indonesia
AVNMEDIA.ID - Perawatan gigi dan mulut mulai menjadi bagian yang semakin diperhatikan konsumen Indonesia.
Bukan hanya soal kesehatan, kebersihan dan tampilan gigi kini ikut masuk dalam kebutuhan personal care, terutama di tengah aktivitas sosial dan profesional yang semakin intens.
Data Kementerian Kesehatan melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga akhir Oktober 2025 menunjukkan, 41,9 persen peserta dewasa mengalami karies gigi atau gigi berlubang.
Data tersebut menunjukkan masih besarnya kebutuhan masyarakat terhadap produk perawatan gigi dan mulut.
Kondisi itu sekaligus membuka ruang bagi industri oral care untuk menghadirkan produk dengan manfaat yang semakin spesifik, termasuk produk yang menggabungkan aspek kebersihan, perawatan noda, dan tampilan gigi.
Salah satunya dilakukan usmile Indonesia melalui produk oral care yang mengusung formulasi berbasis science dan teknologi.
Baking Soda dan Tetrasodium Pyrophosphate dalam Perawatan Gigi
Salah satu formulasi yang digunakan pada produk oral care adalah kombinasi baking soda dan tetrasodium pyrophosphate.
Baking soda dikenal dapat membantu membersihkan noda pada permukaan gigi. Sementara itu, tetrasodium pyrophosphate digunakan untuk membantu mengurangi kecenderungan noda kembali menempel pada permukaan gigi.
Pada usmile Strength White, formulasi tersebut dikombinasikan dengan calcium carbonate yang membantu proses pemolesan permukaan gigi.
Kombinasi bahan tersebut ditujukan untuk membantu menjaga kebersihan sekaligus tampilan gigi dari noda permukaan yang dapat terbentuk akibat konsumsi makanan dan minuman berwarna.
Dengan demikian, perawatan untuk menjaga tampilan gigi tidak harus menjadi aktivitas terpisah, tetapi dapat menjadi bagian dari rutinitas menyikat gigi sehari-hari.
Pertumbuhan Penjualan Usmile Mencapai 182%
Perubahan kebutuhan konsumen tersebut turut tercermin dalam kinerja bisnis usmile di Indonesia.
Usmile mencatat pertumbuhan penjualan e-commerce sebesar 182 persen selama periode Ramadan Februari-Maret 2026.
Pertumbuhan kemudian berlanjut dengan kenaikan penjualan sebesar 31 persen pada Juni 2026 dan 62 persen pada Juli 2026.
Performa tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya perhatian konsumen terhadap produk oral care dengan manfaat yang lebih spesifik.
Usmile Strength White juga tercatat sebagai Top Oral Care Product di TikTok Shop pada Agustus 2026, berdasarkan keterangan perusahaan.
“Pertumbuhan penjualan usmile sepanjang 2026 menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin terbuka terhadap produk oral care dengan manfaat yang lebih spesifik,” ujar Michelle, Country Manager usmile Indonesia dan Malaysia.
Menurut Michelle, konsumen kini tidak hanya memperhatikan fungsi sebuah produk, tetapi juga mulai melihat kandungan serta teknologi yang digunakan.
“Konsumen kini mulai memperhatikan bukan hanya fungsi produk, tetapi juga kandungan dan teknologi di baliknya. Hal ini tercermin dari performa usmile Strength White yang menjadi Top Oral Care Product di TikTok Shop pada Agustus 2026,” katanya.
Ia menambahkan, inovasi berbasis science yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari menjadi salah satu faktor yang mendorong respons konsumen.
Oral Care Tak Lagi Sekadar Soal Gigi Bersih
Perkembangan pasar oral care juga tidak hanya berkaitan dengan kebersihan dan tampilan gigi. Kesegaran napas menjadi kebutuhan lain yang mulai diperhatikan konsumen dalam aktivitas sehari-hari.
Kementerian Kesehatan melalui Program Cek Kesehatan Gratis menyebut sekitar satu dari dua peserta mengalami masalah gigi dan mulut, mulai dari gigi berlubang, gigi goyang hingga gusi turun.
Sejumlah kondisi tersebut dapat berkaitan dengan munculnya bau mulut atau halitosis. Kemenkes menjelaskan bahwa kebersihan mulut yang kurang terjaga, plak, karies, gingivitis, dan periodontitis merupakan beberapa faktor lokal yang dapat memicu halitosis.
Melihat kebutuhan tersebut, usmile menghadirkan usmile Fresh White, yang menggunakan formulasi Apple Polyphenols dan Zinc Glycinate.
Menurut keterangan perusahaan, Apple Polyphenols membantu menghambat metabolisme bakteri yang menghasilkan senyawa penyebab bau. Sementara Zinc Glycinate membantu mengikat senyawa sulfur yang berkaitan dengan aroma tidak sedap.
Produk tersebut menjadi bagian dari upaya usmile memperluas pilihan oral care, dari perawatan kebersihan dan tampilan gigi hingga aspek kesegaran napas.
Inovasi Oral Care Jadi Bagian dari Strategi Bisnis
Selain mencatat pertumbuhan penjualan, usmile juga memperoleh pengakuan melalui PR of the Year 2026 pada kategori Creative Reputation Program.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan perusahaan dalam mengembangkan program yang menggabungkan edukasi, inovasi, dan kebutuhan konsumen di sektor oral care.
Dengan pertumbuhan pasar dan perubahan perilaku konsumen, perusahaan melihat peluang pengembangan produk oral care yang tidak lagi hanya berorientasi pada fungsi dasar.
Usmile menyatakan akan terus mengembangkan solusi perawatan mulut yang memadukan science, teknologi, dan pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat Indonesia.
Strategi tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari menjaga kebersihan dan tampilan gigi hingga mendukung kesegaran napas dalam rutinitas perawatan sehari-hari.
Bagi industri oral care, perubahan perilaku konsumen tersebut menunjukkan bahwa kategori perawatan gigi dan mulut memiliki ruang pengembangan yang semakin luas. Produk tidak hanya dituntut menawarkan fungsi dasar, tetapi juga perlu menjawab kebutuhan konsumen yang semakin spesifik.
Tentang Usmile
Usmile merupakan brand perawatan mulut yang berkembang di Indonesia. Pada 2026, perusahaan menyebut telah meraih penghargaan EPIC Awards sebagai Breakthrough Oral Care Brand di platform e-commerce.
Secara global, usmile menyebut telah melayani lebih dari 86 juta pengguna di 30 negara. Perusahaan mengembangkan produk dengan mengintegrasikan ilmu kedokteran gigi, teknologi, dan desain.
Usmile juga menyebut memiliki empat laboratorium kedokteran gigi, lebih dari 750 paten teknologi, serta sertifikasi dari American Dental Association (ADA).
(jas)
- Ramai Tren Skinification Oral Care, Dokter Gigi Ungkap Cara Memutihkan Gigi Tanpa Merusak Enamel
- Tak Sikat Gigi Sebelum Tidur Bisa Bikin Kantong Jebol, 72,2 Persen Orang Indonesia Masih Melakukannya
- Kenaikan Biaya Medis Bikin Masyarakat Khawatir, Allianz Dorong Evaluasi Proteksi Kesehatan
- Gula Berlebih Picu Gigi Berlubang, usmile Optical White Klaim Lindungi Enamel dengan Dextranase





